Yuswanto Raider

Saya adalah Guru ASN di SMA Negeri 1 Bangsal Kabupaten Mojokerto. Saya lahir di Surabaya, 14 Februari 1974. Saya alumnus Jurusan Pendidikan Geografi FPIPS IKIP ...

Selengkapnya
15 Bentuk Wisata Edukasi Di PPLH Seloliman - Mojokerto

15 Bentuk Wisata Edukasi Di PPLH Seloliman - Mojokerto

Suasana alam sekitar kawasan PPLH Seloliman yang terlihat indah dan menyejukkan mata. Sumber : www.pplhselo.or.id

Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pendidikan lingkungan hidup. Mulai mengawali gerakan pendidikan lingkungan sejak 15 Mei 1990. Seluruh aktivitas PPLH Seloliman dilakukan di lahan tandus dan gersang seluas 5 hektar di lereng Gunung Penanggungan, tepatnya di Dusun Biting, Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur dan secara Legalitas berada di bawah Payung Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS).

Direktur Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS), H. Suroso (paling kiri) ketika bersama Tim Pengiat Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara usai diskusi di PPLH Seloliman. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

PPLH Seloliman memiliki visi : Terbangunnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup yang lestari dan berkelanjutan melalui pendidikan lingkungan hidup dan pendidikan pembangunan berkelanjutan. Sementara itu, misi PPLH Seloliman sendiri terdiri atas spesifikasi hal-hal berikut :

  • Melakukan pendidikan untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup.
  • Melakukan upaya-upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup secara bijaksana dan berkelanjutan dengan cara mengembangkan, membantu, dan menyebarluaskan informasi serta ilmu pengetahuan yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perdamaian umat manusia.
  • Memberikan informasi dan membangun kerja sama dengan masyarakat dalam upaya-upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup secara bijaksana.
  • Melakukan usaha-usaha peningkatan kapasitas masyarakat dalam berbagai aspek dalam rangka pemberdayaan, pengentasan kemiskinan dan membangun kemandirian.
  • Melakukan advokasi untuk pelestarian lingkungan hidup.
Aktivitas senam aerobik di pagi hari dalam rangkaian Pelatihan Kader Desa Tangguh Tanggap Bencana bersama BPBD Provinsi Jawa Timur. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut diperlukan program-program pendidikan yang mendukung seperti Program Ekologi Hutan Tropis, Pengembangan Pertanian organik, Program Pengelolaan Sampah, Program Energy Alternatif, Program Ekowisata Seloliman dan Gunung Penanggungan, Program Sosial Pedesaan, Tanaman Obat Keluarga, Program Sekolah Adiwiyata, dan PHM (Pertemuan Hari Minggu). Impact yang diharapkan dari keberadaan PPLH Seloliman adalah adanya perubahan pola pikir dan perilaku dalam memandang lingkungan di sekitarnya sehingga lebih arif dan bertanggung jawab terhadap Lingkungan Hidup itu sendiri.

Dalam perkembangannya, PPLH Seloliman sebagai satu-satunya LSM lingkungan hidup tertua di Kabupaten Mojokerto dan Jawa Timur itu, mencoba mengakomodir potensi masyarakat. Menembus batas untuk memasuki berbagai elemen dan golongan masyarakat demi terwujudnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap upaya-upaya untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Beginilah suasana Outbound Management Training yang bisa dilakukan di PPLH Seloliman dari semua lapisan masyarakat. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

Adapun yang pada akhirnya menjadi spesifikasi PPLH Seloliman dalam melayani masyarakat, tergolong dalam bentuk Wisata Edukasi. Siapapun yang berkunjung ke PPLH Seloliman, selain berwisata juga akan dapat menikmati berbagai paket program wisata edukasi. Berdasarkan pengamatan penulis serta kondisi PPLH Seloliman, minimal bisa ditemukan 15 bentuk wisata edukasi berikut :

(1) EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH

Dimana ada kehidupan dan aktivitas manusia, disitu pasti ada sampah, karena sampah adalah segala sesuatu yang merupakan hasil akhir dari proses kehidupan. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa sampah adalah segala sesuatu yang sudah tidak termanfaatkan dalam proses kehidupan.

Proses edukasi tentang pengolahan sampah, sudah diberikan sejak usia dini oleh PPLH Seloliman. Sumber : www.pplhselo.or.id

Sementara itu, masih banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana cara pengelolaan sampah dengan benar. Bahkan masyarakat dengan seenaknya sendiri membuang sampah sembarangan. Masyarakt masih belum terlatih untuk memilah dan mendaur ulang sampah. Misalnya, kita dapat memisahkan sampah organik dan anorganik.

Sampah yang berserakan seperti ini masih sangat bisa dikelolah dengan baik agar dapat menjaga kelestarian lingkungan. Sumber : www.pplhselo.or.id

Masyarakat sejatinya harus tahu, bila sampah organik dapat diproses menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dapat kita daur ulang menjadi barang yang bernilai ekonomi. Oleh karenanya, melalui kegiatan tentang pengelolaan sampah diharapkan peserta dapat memahami tahapan dan proses pengelolaan sampah, mengerti dampak yang ditimbulkan oleh sampah terhadap lingkungan. Apalagi sampah tersebut tak dikelolah dengan baik dan bijak.

(2) EDUKASI PERTANIAN ORGANIK

Pertanian organik memiliki prinsip ekologi hutan yang dipercayai merupakan pemanfaatan ekosistem pertanian yang pertama. Bila seseorang atau lembaga ingin belajar lebih jauh tentang pertanian organik, maka PPLH Seloliman adalah tempat yang tepat. Apalagi kini PPLH Seloliman juga bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Organik (LeSOS).

Model edukasi pertanian organik yang dapat dinikmati wisatawan di area PPLH Seloliman. Sumber : www.pplhselo,or.id

Beberapa program wisata edukasi berkaitan dengan pertanian organik, PPLH Seloliman menawarkan ragam kegiatan sebagai berikut :

  • Sistem Pertanian organik, yang mengajarkan kita prinsip-prinsip dari pertanian organik yang sebenarnya. Peserta akan dilatih mulai dari proses pembibitan, penanaman, perawatan, panen dan pasca panen. Lebih jauh dalam hal perawatan tanaman, diharapkan peserta dapat membuat bio-pestisida secara mandiri.
  • Urban Farming, melalaui aktivitas ini peserta diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip pertanian organik di daerah perkotaan (dengan lahan terbatas). Tentunya dengan cara yang sederhana, mudah dilakukan dan pastinya dapat menuai hasil yang lumayan.
  • Metode Tumpang Sari, merupakan penanaman dengan 1 - 3 jenis tanaman yang berbeda pada satu lahan pertanian dengan memperhatikan jenis dan kebutuhan dapur rumah tangga. Peserta dilatih membuat media tanam hingga spesifikasi jenis tanaman yang mudah perawatannya. Sehingga peserta dapat memenuhi kebutuhan sayur mayur sendiri dan dapat mengurangi ketergantungan produk dari pasar.
Tampak salah satu petugas kebun PPLH Seloliman yang sedang memberikan perawatan pada tanaman sayuran yang ditanam dan dirawat secara organik. Sumber : www.pplhselo.or.pd

(3) EDUKASI EKOLOGI HUTAN TROPIS

PPLH Seloliman memberikan pengalaman langsung yang faktual, aktual, dan berbasis alam. Ilmu yang di dapat di sekolah bisa diperdalam sambil bermain. Peserta diajak serta untuk menjelajah areal hutan hujan tropis dan melihat secara langsung keanekaragaman hayati didalamnya.

Proses perjalanan dan penjelasan berbagai potensi hutan hujan tropis yang dipandu langsung oleh para guiding jungle PPLH Seloliman. Sumber : www.pplhselo.or.id

Perjalanan ini akan membawa peserta kepada sudut-sudut paling mengesankan di dalam hutan. Berjalan melintasi hutan akan membuat peserta berkeringat. Aliran air sungai yang jernih dengan pemandangan yang indah akan menambah semangat peserta. Selain itu, terkadang peserta bermain di air untuk sekedar mendinginkan tubuh setelah lelah berjalan.

Pengalaman ini akan membuat mereka mengerti sebagian dari harta karun alam yang luar biasa, diantaranya:

  • Didalam hutan terdapat jenis-jenis pohon sebagai peneduh, penyimpan air dan pelindung makhluk hidup.
  • Adanya berbagai jenis tanaman obat yang berkhasiat, meskipun berada di dalam hutan yang lebat.
  • Hidupnya beberapa spesies langka didalam hutan hujan tropis yang dapat dikenali peserta secara nyata.
Tampak suasana peserta yang sedang beristirahat sambil menikmati jernihnya air di sungai. Sungguh sebuah moment istimewa dan memberikan kesan tersendiri dalam kehidupan ini. Sumber : www.pplhselo.or.id

Program wisata edukasi ini memang agak berat dalam perjalanannya. Namun pastinya akan memberikan kesan mendalam, ilmu yang kuat, sekaligus daya inspirasi untuk lebih peduli kepada lingkungan hidup sekitar kehidupan kita. Disinilah PPLH Seloliman mengkolaborasikan antara muatan pesan dan edukasi personal untuk lebih peduli pada pelestarian hutan dan lingkungan hidup.

(4) EKOWISATA ALAM DAN BUDAYA

Desa Seloliman merupakan salah satu desa yang memiliki aneka ragam potensi wisata. Keberadaanya saat ini telah membuat banyak orang yang jatuh hati untuk berinvestasi. Apalagi dengan ketersediaan infrastruktur jalan yang kian mudah dijangkau dengan sarana transportasi apapun.

Wisatawan atau pengunjung dapat melakukan praktik menanam padi secara langsung di sawah penduduk. Aktivitas mengasyikan ini dipandu langsung oleh petugas dari PPLH Seloliman. Sumber : www.pplhselo.or.id

Selain banyaknya situs - situs peninggalan kerajaan Majapahit, pemandangan alamnya pun tergolong indah. Ditambah lagi kearifan lokal dan kebudayaan masyarakat tepi hutan gunung Penanggungan itu, menjadi daya tarik tersendiri untuk dapat melihat dan mengamati secara langsung.

Seorang wisatawan mancanegara sedang melakukan aktivitas membajak sawah di sekitar lokasi PPLH Seloliman. Sumber : www.facebook.com/id/is onedy

Mengakomodir potensi alam dan masyarakat sekitar tersebut, PPLH Seloliman pun menciptakan program khusus. Dalam program ini. masyarakat dan wisatawan akan ditawari 3 bentuk wisata edukasi dengan pilihan aktivitas spesifikasi sebagai berikut :

  • Ekowisata Pedesaan (Desa, Sawah, PLTMH)
  • Ekowisata Budaya (Hutan, Candi Jolotundo)
  • Ekowista Penanggungan (Hiking)
Berwisata di kawasan Candi Patirtan Jolotundo, merupakan salah satu paket program PPLH Seloliman yang sangat besar peminatnya. Sebab, untuk mencapai candi tidak melewati jalan raya melainkan melewati jalan setapak di hutan belantara. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

Ketiga program itu merupakan bentuk aktivitas yang langsung dilakukan di luar area PPLH Seloliman. Pengunjung atau wisatawan akan dipandu ke lokasi sesuai paket yang dipilihnya. Ketika sudah sampai lokasi, maka pemandu dari PPLH Seloliman akan memberikan berbagai penjelasan seputar objek yang dikunjungi. Bahkan, pengunjung dan wisatawan dapat melakukan praktik langsung atas hal-hal yang bersifat kehidupan dalam pertanian dan budaya tradisional masyarakat setempat.

(5) OUTBOUND MANAGEMENT TRAINING

Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan pemutakhiran edukasi, PPLH Seloliman juga menyediakan program pelatihan dengan metode Outbound. Program ini disediakan bagi segala umur dan kepentingan. Pastinya seluruh bentuk pelatihannya diselipi dengan edukasi dibidang lingkungan hidup.

Akyivitas outbound yang dilakukan di PPLH Seloliman, merupakan produk kolaboratif untuk membangun SDM sekaligus sadar dan peduli pada kelestarian lingkungan hidup. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

Program ini disediakan PPLH Seloliman selain untuk kepentingan edukasi, disisi lain sebagai bentuk integrasi pendidikan lingkungan hidup dalam berbagai bentuk aktivitas. Faktanya, apa yang dilakukan PPLH Seloliman mampu memberikan perluasan jaringan kesadaran sekaligus penambahan keterampilan dalam sistem manajemen, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Peserta didik SMA tampak sedang mengikuti kegiatan outbound untuk kepentingan latihan kepemimpinan. Mereka bisa melaksanakan diklat kepemimpinan sekaligus mendapat ilmu dan keterampilan bidang lingkungan hidup. Sumber : www.pplhselo.or.id

Adapun beberapa pilihan untuk program outbound training dan pendidikan lingkungan hidup yang disediakan PPLH Seloliman, diantaranya adalah :

Anak-anak TK Dharma Wanita Trawas ini sedang mengikuti kegiatan Outbound Kid di PPLH Seloliman. Mereka sangat senang dan dapat memperoleh pengalaman baru di alam bebas. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider
  • Outbound Kids dan Pendidikan Lingkungan
  • Latihan Dasar Kepemimpinan dan Manajemen Siswa (LDKS)
  • Outbound Management Training untuk masyarakat Umum dan Pendidikan Lingkungan.
  • Outing Staff and Family Gathering Program.
Disisi lain, sarana outbound yang dimiliki PPLH Seloliman dapat digunakan sebagai salah satu bentuk aktivitas rekreasi keluarga. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider
Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

Dari beberapa bentuk layanan yang disediakan PPLH Seloliman untuk kepentingan outbound training, menjadikan program ini sebagai salah satu bentuk aktivitas yang sangat positif. Siapapun dapat melakukan aktivitas edukasi dengan menyenangkan dan untuk mencapai suatu tujuan. Utamanya untuk kepentingan building team work dan leadership. PPLH Seloliman mampu menciptakan wisata edukasi alternatif yang sangat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan hidup.

Keluarga juga bisa beraktivitas kreatif dengan melukis di kanvas yang menggunakan cat dari getah pepohonan. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

(6) EDUKASI TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN

Teknologi bisa mempermudah pekerjaan manusia. Di sisi lain, jika teknologi itu menggunakan energi dari bahan yang tidak bisa diperbarui dan semakin banyak teknologi yang dipakai, bisa berdampak pada ketidakseimbangan alam. Bahkan dalam waktu singkat, teknologi itu pasti dapat merusak lingkungan kita.

Pusat PLTMH yang didirikan PPLH Seloliman. Jarak ke PPLH Seloliman sekitar 1 kilometer. PLTMH ini juga disupport PLN Jaringan Jawa Bali sebagai salah satu pendukung pelayanan listrik pedesaan. Sumber : www.pplhselo.or.id

Untuk itulah, PPLH Seloliman menyediakan beragam media lingkungan yang terkait dengan penggunaan teknologi tepat lingkungan seperti Solar Box Cooker, Solar Water Heater, Water Treatment dan Biogas. Media tersebut menjadi bagian dari Program Pendidikan Lingkungan Hidup, yang diharapkan mampu membuka wawasan kepada peserta tentang pentingnya pemilihan teknologi yang bisa mendukung aktivitas kita sehari-hari, secara ramah lingkungan.

Beberapa alat pembangkit listrik tenaga surya/matahari ini ada di PPLH Seloliman. Salah satu kegunaannya adalah untuk kepentingan memasak dan menyeduakan air hangat untuk para penghuni bungalow di PPLH Seloliman. Sumber : www.pplhselo.or.id

Selain itu, masyarakat Desa Seloliman sebelum merasakan jaringan penerangan listrik pihak PLN, masyarakat sudah bisa merasakan listrik dengan teknologi ramah lingkungan yang diciptakan PPLH Seloliman. Adalah jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro yang bisa mencukupi kebutuhan masyarakat setempat. Hingga kini PPLH Seloliman hanya menggunakan listrik dari PLTMH maupun tenaga surya.

(7) EDUKASI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Dalam program ini selain mempelajari sumber-sumber pencemaran dan dampak yang ditimbulkan, PPLH Seloliman juga lebih fokus untuk membahas tentang peran dan sumbangan kita terhadap pencemaran lingkungan. Terutama hal-hal atau tindakan yang terjadi di sekitar kita dan berkaitan dengan aktivitas sehari-hari.

Ilustrasi berbagai jenis bahan makanan yang biasa kita konsumsi sehari-hari juga memiliki konstribusi terhadap pencemaran lingkungan sekaligus mampu mengganggu kesehatan kita. Sumber : www.pplhselo.or.id

Pada prinsipnya, edukasi ini diberikan sebagai bentuk penyadaran diri seseorang atau kelompok, bahwa aktivitas sehari-hari sangat rentan mencemari lingkungan hidup. Oleh karenanya, butuh sebuah kepedulian dengan melakukan perubahan perilaku dalam sistem kehidupan masyarakat secara konsisten.

Proses edukasi pencemaran lingkungan yang dilakukan PPLH Seloliman, juga didiskusikan pada kegiatan rutin berbentuk Pertemuan Hari Minggu (PHM) yang dapat diikuti siapa saja secara gratis. Sumber : www.pplhselo.or.id

Program ini juga akan memberikan solusi terhadap apa yang bisa dilakukan baik oleh diri sendiri ataupun kelompok masyarakat/ Terutama dalam upaya untuk membantu meminimalisir terjadinya pencemaran dan dampak yang ditimbulkan.

(8) EDUKASI SOSIOLOGI PEDESAAN

Anda ingin mengetahui bagaimana keunikan dalam kehidupan masyarakat pedesaan di sekitar PPLH Seloliman? Anda bisa memilih salah satu keluarga yang ada di desa, hidup dan bisa mengikuti aktivitas mereka selama beberapa hari. Bahkan Anda bisa tinggal bersama mereka dalam satu rumah.

Referensi pihak ketiga

Program Life in Village ini merupakan salah satu program pendidikan lingkungan yang melibatkan peran serta masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya adalah menguatkan interaksi pengunjung PPLH Seloliman dengan masyarakat desa yang notabene merupakan bagian kehidupan interaksi sosial.

Pengunjung dan wisatawan di PPLH Seloliman dapat pula turut serta dalam program seperti ini ketika mereka berinteraksi sosial dengan masyarakat pedesaan. Sumber : www.pplhselo,or.id

Anda bisa tinggal bersama masyarakat selama 3 hari 2 malam. Anda akan merasakan kehidupan masyarakat desa secara langsung. Terlibat dalam aktifitas kehidupan mereka sehari-hari dalam berkehidupan. Termasuk Anda akan tahu bagaimana kebiasaan, adat, dan seni budaya masyarakat Seloliman yang hidup di kawasan lereng gunung dan hutan Penanggungan.

(9) EDUKASI ENERGI TERBARUKAN

Energi memiliki peran penting dan tidak dapat dilepaskan dalam kehidupan manusia. Hampir semua aktivitas manusia sangat membutuhkan dan bahkan tergantung pada energi. Berbagai alat pendukung, seperti alat penerangan, motor penggerak, peralatan rumah tangga, dan mesin-mesin industri dapat difungsikan jika ada energi.

Proses edukasi untuk energi yang terbarukan dilakukan sebagai bentuk pendidikan langsung kepada masyarakat tentang berbagai energi alternatif. Sumber : www.pplhselo.or.id

Kita harus menyadari, bahwa suatu saat energi yang kita pakai tersebut akan berkurang jumlahnya dan bahkan bisa habis. Lalu bagaimana kita menyikapinya dan mendapatkan energi listrik dengan cara memanfaatkan alam sekitar kita ?

Peserta program ini juga ditunjukkan langsung bukti energi alternatif yang dapat digunakan agar kondisi lingkungan hidup sekitar kita lebih lestari. Sumber : www.pplhselo.or.id

PPLH Seloliman memiliki beberapa media pembelajaran untuk teknologi tepat lingkungan, salah satunya adalah pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Anda akan diajak melihat langsung bagian-bagian dari PLTMH mulai dari Bak bendung sampai rumah pembangkit (power house). Anda juga mendapat penjelasan tentang cara kerja serta sistem pengelolaan energi yang dilakukan Paguyuban Kali Maron (PKM) yang berada dibawah sistem koordinasi PPLH Seloliman.

(10) EDUKASI BIO-INDIKATOR PENCEMARAN LINGKUNGAN

Penilaian kualitas air, tanah dan udara, terutama untuk kondisi tercemar di alam biasanya mengacu pada pengukuran berbagai parameter atau ukuran secara kimia. Penilaian seperti ini hanya bisa dimengerti, dipahami dan dilakukan oleh beberapa kalangan tertentu saja dan juga memerlukan biaya yang sangat besar.

Pemandu PPLH Seloliman tampak mengajak serta peserta program untuk melakukan identifikasi terhadap biota air agar dapat mengetahui tercemar atau tidaknya air di sekitar kita. Sumber : www.pplhselo.or.id

Dengan mengambil program Bio-Indikator Pencemaran di PPLH Seloliman, Anda bisa mengamati berbagai kehidupan di sekitar kita. Tanpa perlu biaya besar, Anda dapat menentukan lingkungan kita sudah tercemar atau tidak. Untuk itu, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan sederhana tetapi akurat dalam mengidentifikasinya.

Hasil identifikasi dan pembuktian langsung di lapangan, akan memberikan bukti otentik tentang kualitas air. Sumber : www.pplhselo.or.id

Minimal Anda dapat membuktikannya dengan berbagai bentuk fakta yang ada di alam sekitar kita. PPLH Seloliman akan memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan baru untuk mengidentifikasi kualitas air di sekitar kita. Anda akan diajak melakukan penelusuran sekaligus menemukan bukti tentang kualitas air, apakah sudah tercemar ataukah masih dalam kondisi standar.

(11) EDUKASI MAKANAN EKOLOGIS

Berbagai jenis makanan dan minuman yang beredar di masyarakat saat ini, tentu banyak mengandung unsur kimia. Hal itu juga dipengaruhi oleh perilaku masyarakat yang dalam kehidupannya selalu butuh yang instan dan siap saja. Kegemaran akan bentuk makan dan minuman seperti itulah yang justru secara lambat tapi pasti, dapat mempengaruhi kesehatan pada organ tubuh manusia.

salah satu menu istimewa di Resto Alas, sebuah rumah makan berkonsep lingkungan yang menyediakan aneka menu makanan dan minuman ekologis yang ada di dalam PPLH Seloliman. Sumber : www/pplhselo.or.id

Dalam program ini peserta akan mempelajari tentang bahayanya Bahan Tambahan Makanan (BTM) kimia yang terkandung dalam makanan. Melalui proses pembelajaran singkat untuk mengidentifikasi produk BTM sekaligus melakukan uji sederhana untuk mengetahui tingkat bahaya BTM bagi kesehatan. PPLH Seloliman akan mengajak peserta untuk mengenal bahan - bahan alternatif sebagai bahan pengganti BTM yang tidak berbahaya dan ramah lingkungan (Alami). Fakta inilah yang biasa disebut sebagai manakan ekologis yang nikmat dan menyehatkan.

(12) SEKOLAH ADIWIYATA

Program Adiwiyata adalah terobosan kementerian pendidikan nasional bekerjasama dengan kementerian lingkungan hidup. Tujuan program Adiwiyata yang diluncurkan pemerintah itu, tak lain adalah untuk meningkatkan kesadaran dunia pendidikan terhadap pentingnya menjaga kelestarian dan kepedulian terhadap lingkungan hidup di sekolah.

Suasana pelatihan tenaga penggerak sekolah adiwiyata yang dilakukan PPLH Seloliman secara berkelanjutan. Setelah pelatihan seperti ini, maka PPLH Seloliman akan mendampingi proses aplikasi programnya di sekolah. Sumber : www.pplhselo.or.id

Bagaimana pun, sekolah adalah rumah atau lingkungan kedua bagi anak-anak kita untuk melakukan proses pembelajaran. Lingkungan yang sehat akan mendukung proses belajar mengajar yang tenang dan nyaman. Program sekolah adiwiyata ini lebih mengutamakan sekolah yang berbasis lingkungan dengan melibatkan semua warga sekolah, baik dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, hingga walimurid dan penanggungjawab kantin.

Program sekolah adiwiyata menjadi sesuatu yang sangat menarik bagi lingkungan sekolah, baik mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi sekalipun. Hal seperti inilah yang dikembangkan PPLH Seloliman sebagai strategi untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup. Sumber : www.pplhselo,or,id

Keberhasilan Program Sekolah Adiwiyata akan mampu membentuk karakter sekolah yang berwawasan lingkungan. Konsekuensi logisnya, bila jajaran sekolah sadar akan pentingnya menjaga kualitas lingkungan hidup, maka mereka juga akan berkonstribusi pada pelestarian lingkungan hidup untuk masa depan yang lebih baik dan lebih bijaksana.

(13) EDUKASI ARSITEKTUR LINGKUNGAN (LANDSCAPE)

PPLH Seloliman memang memiliki ciri khas tersendiri dalam berbagai bentuk bangunan yang ada di seluruh areanya. Baik itu bangunan bungalow, mushola, tempat diskusi, hingga restoran, kantor, dan perpustakaan. Semua bangunan lebih berkonsep arsitektur lingkungan yang nyaman.

Tampak sudut bangunan restoran Resto Alas yang ada di PPLH Seloliman. Tempat menikmati sajian makanan ekologis ini sungguh nyaman dan tenang. Sumber : www.pplhselo.or.id

Wajar saja, bila dalam perkembangannya, PPLH Seloliman menyediakan program edukasi arsitektur lingkungan. Program ini lebih fokus mempelajari tentang prinsip-prinsip dasar landscape dan teknik membangun suatu hunian yang ramah lingkungan. Peserta akan dipandu untuk melakukan pengamatan bentuk fisik bangunan dan dilanjutkan dengan membuat mini denah lokasi.

Bentuk hall atau aula untuk kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang tampak bebas dan segar. Tak perlu air conditioner pun, tempat ini sangat representatif untuk melakukan diskusi. Sumber : www.pplhselo.or.id

(14) EDUKASI EKONOMI LINGKUNGAN

Materi ekonomi lingkungan lebih fokus melihat potensi dan pemanfaatan sumber daya alam yang bijak (tidak merusak) dan berkelanjutan dari segi ekonomi, sosial, dan budaya. Hal ini dilakukan PPLH Seloliman sebagai bentuk konstribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi berbasis alam dan kemasyarakatan.

Suasana pameran yang dilakukan PPLH Seloliman sebagai bentuk aktivitas penjualan hasil karya masyarakat sekitar yang menjadi binaan PPLH Seloliman. Sumber : www.pplhselo.or.id

Program ini mengajak pengunjung atau masyarakat untuk melakukan kreativitas dengan berbagai bahan alami tanpa merusak alamnya. Selain itu, masyarakat dan pengunjung juga diajarkan bagaimana mendaur ulang sampah yang ada disekitarnya untuk menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Apa yang dilakukan PPLH Seloliman setidaknya mampu mempraktikkan konsep industri ekonomi kreatif.

Berbagai hasil karya kreatif dari alam dan recycle yang dibina PPLH Seloliman, dipamerkan dan dijual saat event peringatan Hari Bumi maupun Hari Lingkungan Hidup di PPLH Seloliman. Sumber : www.pplhselo.or.id

(15) EDUKASI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA)

Program ini lebih fokus untuk identifikasi tanaman obat yang bermanfaat untuk kesehatan tanpa efek samping yang berbahaya. Peserta akan melakukan praktek lapang dengan mengenal langsung tanaman obat sampai praktek langsung untuk pembuatan jamu tradisonal.

Berbagai bentuk dan jenis tanaman obat, banyak yang ditanam dan dibudidayakan di PPLH Serloliman. Bila pengunjung menginginkan tanaman itu, mereka dapat membelinya untuk ditanam dirumah. Sumber : www.pplhselo,or.id

Program edukasi toga ini sangat banyak peminatnya, terutama para ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi PKK maupun Dharma Wanita. Pada prinsipnya, PPLH Seloliman ingin membuktikan bahwa berbagai jenis tanaman yang ada di hutan maupun yang dapat dikembangkan di rumah-rumah penduduk, dapat dijadikan sebagai obat alternatif keluarga.

PPLH Seloliman menjadi salah satu ikon wisata untuk menambah ilmu pengetahuan, wawasan, dan keterampilan dibidang pendidikan lingkungan hidup. Sayang bila kita tak pernah atau belum mengunjunginya. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

Sementara itu, PPLH Seloliman yang berada di kawasan wisata lereng gunung Penanggungan di wilayah Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto itu, saat ini menjadi salah satu tujuan wisata yang sangat potensial. Lokasi PPLH Seloliman berdekatan dengan kawasan Tretes, Taman Dayu, Finna Golf dan juga Taman Safari.

Untuk menuju ke PPLH Seloliman yang berjarak 55 km dari Kota Surabaya, aksesnya sangat mudah dan hanya membutuhkan waktu tempuh 1,5 jam dengan mobil pribadi. Banyak jalur yang bisa dipilih termasuk sarana transportasi menuju ke PPLH Seloliman.

Jika Anda berangkat dari Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Anda bisa naik mobil rental resmi di Bandara ke PPLH Trawas Mojokerto. Tarifnya, di kisaran Rp 350.000 hingga Rp 400.000.

Beberapa peserta pelatihan di PPLH Seloliman yang berasal dari berbagai wilayah kabupaten dan kota di Jawa Timur. Pemilik hak cipta: Yuswanto Raider

Dari Bandara Juanda, Anda bisa naik Bus Damri menuju Terminal Bungurasih dengan tarif Rp 30.000. Dari Terminal Bungurasih, naik bus jurusan Malang dan Anda turun di Terminal Pandaan, tarifnya sekitar Rp.15.000. Setelah itu berganti angkutan umum jurusan Pandaan - Trawas, dengan tarif Rp 10.000. Dari Trawas ke PPLH Seloliman berjarak 8 kilometeran, bisa naik ojek dengan tarif Rp 40.000.

Pilihan itu memang menghabiskan waktu cukup lama sekitar 3 jam baru sampai di lokasi. Namun Anda akan mendapatkan pengalaman unik dan panorama yang indah selama di perjalanan dan merasakan kelak kelok jalan di tepi hutan dengan ojek saat menuju PPLH Seloliman.

Merekan pun merasakan banyak manfaat ketika usai mengikuti kegiatan di PPLH Seloliman. Sudahkan Anda berpikir untuk segera menuju PPLH Seloliman? Sumber : www.pplhselo.or.id

Jika Anda tidak ingin repot dan segera sampai lokasi, driver PPLH Seloliman bisa melakukan antar jemput baik di Bandara Juanda maupun di Surabaya. Tarifnya, Rp 400.000 dan bisa sampai di lokasi dengan waktu tempuh 1,5 jam. Dan jika tidak ada kemacetan, cukup 1 jam perjalanan. Sudah saatnya berkunjung ke PPLH Seloliman untuk berwisata sembari menggali ilmu pengetahuan dan wawasan seputar lingkungan hidup.***

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Mantaffff, pak guru. Insya Allah bisa nyampe ke sana. Kami di Sumut, ada PPLH Bahorok-Bukit Lawang. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, pak guru.

07 Nov
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali